Halaqoh Dakwah Islam Wasathiyah Di Bumi Tuban
PAC Fatayat NU Brondong Hadiri Halaqoh Dakwah Islam Wasathiyah LDNU Jawa Timur
Tuban, 26 September 2026 — Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Halaqoh Dakwah Islam Wasathiyah pada Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan tersebut bertempat di Yayasan Bina Insan Kamil Tuban dan diikuti oleh sejumlah peserta dari berbagai unsur Nahdlatul Ulama.
Halaqoh ini menjadi salah satu kegiatan dalam rangka memperkuat pemahaman dan praktik dakwah Islam yang moderat, seimbang, serta dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Islam wasathiyah menekankan pentingnya sikap tengah, bijaksana, toleran, dan tetap berpegang pada nilai-nilai ajaran Islam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Prof. Dr. KH. Ali Azis, M.Ag. dan Dr. KH. Syukron Djazila Badri. Kehadiran para tokoh tersebut turut memberikan wawasan dan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya dakwah yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Dalam kegiatan tersebut, PAC Fatayat NU Brondong mendapatkan kesempatan untuk hadir sebagai delegasi dari PC Fatayat NU Lamongan. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi kader Fatayat NU untuk menambah wawasan, memperluas pengalaman, serta memperkuat pemahaman tentang dakwah Islam wasathiyah.
Bagi PAC Fatayat NU Brondong, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kapasitas kader, khususnya dalam menjalankan peran perempuan Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan Halaqoh Dakwah Islam Wasathiyah ini, diharapkan para peserta dapat membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi bagian dari upaya menyebarkan dakwah Islam yang damai, santun, toleran, dan berimbang.
PAC Fatayat NU Brondong mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Semoga keikutsertaan ini dapat memberikan manfaat dan semakin memperkuat semangat kader Fatayat NU dalam berkhidmat kepada masyarakat, agama, dan Nahdlatul Ulama.