Bawaslu Kabupaten Lamongan Dan PC Fatayat NU Lamongan Teken MoA Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif
Badan
Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lamongan melakukan koordinasi
dengan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lamongan
dalam rangka penguatan pendidikan pemilih dan pengawasan partisipatif menjelang
tahapan Pemilu dan Pemilihan mendatang. Kegiatan tersebut berlangsung pada
Senin, 12 Januari 2026, pukul 14.00 WIB.
Koordinasi
ini menjadi langkah awal Bawaslu Kabupaten Lamongan untuk menggandeng
organisasi kemasyarakatan, khususnya organisasi perempuan, sebagai mitra
strategis dalam menyukseskan pengawasan Pemilu dan Pemilihan secara
partisipatif dan berkelanjutan.
Anggota
Bawaslu Kabupaten Lamongan, Yulianti, menyampaikan bahwa arah pendidikan
pemilih yang dilakukan Bawaslu saat ini menyasar organisasi-organisasi besar
yang memiliki struktur hingga tingkat bawah. "Arah pendidikan pemilih pada
intinya adalah menyasar organisasi besar, terutama yang berkaitan dengan
pengawasan partisipatif. Organisasi seperti Fatayat NU memiliki jaringan kuat
sampai ke tingkat kecamatan dan desa," ujar Yulianti.
Ia menegaskan
bahwa kegiatan pendidikan pemilih menjadi momentum strategis untuk
menyosialisasikan nilai-nilai kepemiluan dan pengawasan sejak dini kepada
masyarakat di tingkat akar rumput. "Pada saat pendidikan pemilih inilah
momentum yang dapat kita manfaatkan untuk melakukan sosialisasi mulai dari
tingkat kecamatan sampai desa. Harapan Bawaslu, organisasi-organisasi ini
nantinya dapat ikut mengawasi selama perjalanan tahapan Pemilu dan
Pemilihan," tambahnya.
Sementara
itu, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Lamongan, Dewi Maslahatul Ummah, S.Pd.I.,
M.Pd., menyambut baik koordinasi yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Lamongan.
"Alhamdulillah, dari Fatayat NU sebenarnya sudah lama merencanakan program
untuk sowan ke Bawaslu. Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan ruang
koordinasi yang diberikan," ungkap Dewi.
Dewi juga
menekankan bahwa keterlibatan perempuan dalam pengawasan Pemilu memiliki
keunggulan tersendiri karena dinilai lebih teliti dan detail. "Untuk
urusan pengawasan, perempuan sebenarnya lebih detail, khususnya dalam
pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Perempuan siap untuk ikut mensosialisasikan
pendidikan pemilihan, terutama pendidikan pengawasan partisipatif,"
tegasnya.
Melalui
sinergi ini, Bawaslu Kabupaten Lamongan dan PC Fatayat NU Lamongan berkomitmen
untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi, mencegah potensi pelanggaran,
serta mewujudkan Pemilu dan Pemilihan yang jujur, adil, dan berintegritas
dengan pengawasan partisipatif yang semakin kuat di tingkat akar rumput.