Fatayat NU Lamongan 2025-2030 Resmi Dilantik Di Momen Maulid Nabi
Lamongan, NU Online Jatim
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) masa khidmat 2025–2030 resmi dilantik dalam suasana khidmat yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sport Center Lamongan (SCL).
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU, Hj Margaret Aliatul Maimunah mengatakan, Fatayat NU bukan sekadar organisasi perempuan muda. Fatayat NU juga penggerak sosial yang berperan melindungi anak, memberdayakan perempuan, dan menguatkan keluarga.
Ia juga mendorong kader di daerah untuk terus berkolaborasi dengan wilayah dan pusat agar gerakan Fatayat NU benar-benar dirasakan masyarakat. Gerakan Fatayat di cabang menentukan wajah Fatayat secara nasional, maka harus ada kolaborasi yang berkesinambungan.
“Sinergi dengan Pemkab Lamongan ini mampu memperkuat peran Fatayat sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Kami melihat kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah. Sinergi ini harus terus diperkuat agar manfaat Fatayat semakin luas,” ujarnya yang dilansir dari jatim.times.co.id, Selasa (09/09/2025).
Dengan pelantikan ini, Hj Margaret berharap Fatayat NU Lamongan semakin solid, mandiri, dan mampu bersinergi dengan pemerintah maupun masyarakat dalam mewujudkan visi kejayaan Lamongan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Lamongan, Dewi Maslahatul Ummah mengatakan, perempuan dan anak harus menjadi fokus utama gerakan organisasi. Ia menyebut, pelantikan kali ini bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Momentum ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih giat berkhidmat, lebih giat berbuat kebaikan, dan menebar manfaat bagi umat, khususnya masyarakat Lamongan,” ungkapnya.
Menurutnya, perempuan adalah aset peradaban dan anak adalah aset bangsa. Keduanya harus dilindungi, dipenuhi hak-haknya, dimandirikan, serta diberdayakan agar terbebas dari radikalisme, intoleransi, dan kekerasan.
Dalam kesempatan ini, pihaknya juga meluncurkan dua program baru, yakni Lentera Fatayat dan Garda Fatayat. Program ini menjadi tonggak baru dalam kiprah organisasi. Gerakan Lentera Fatayat hadir untuk melindungi perempuan dari kekerasan sekaligus mencegah pernikahan anak.
“Sedangkan Garda Fatayat menjadi lembaga baru yang memperkuat peran kader dalam menebar kemaslahatan,” terangnya.
Senada, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan, KH Syahrul Munir memberikan apresiasi kepada pengurus baru Fatayat NU dengan menekankan pentingnya kesinambungan perjuangan.
”Saya berharap kepengurusan ini bisa meneruskan prestasi para pendahulu,” tuturnya.
Mengutip Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali, Gus Syahrul mengingatkan, kebaikan itu tidak dianggap baik jika tidak berkesinambungan. Karena itu, program yang sudah baik harus dilanjutkan, bahkan ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.